Microteaching dengan guru SPSS




    Hari Selasa 7 Maret 2023 di ruang guru mengadakan kegiatan microteaching. Role's nya, ada undian yang berisi nama, nama siapa yang muncul ketika diambil maka bapak atau ibu guru akan mengajar didepan dengan menggunakan media ajarnya. Kebetulan kemarin yang mengambil undian pertamanya adalah saya. Dan ternyata nama undian yang saya ambil jatuh kepada mr. Machfud. 

Untuk sesi Microteaching ini dinilai oleh masing-masing bapak dan ibu guru dengan kriteria penilaian meliputi :

1. Penampilan (skor maksimal 5)

2. Media/ alat bantu (skor maksimal 20)

3. Kejelasan penyampaian (skor maksimal 20)

4. Sistematika penjelasan ( skor maksimal 20)

5. Latihan individu/ group (skor maksimal 5)

6. Evaluasi lisan (skor maks 10)

7. Reffleksi (skor maks 20)

       Serta ditambah komentar tentang kelebihan, kekurangan dan solusi. Diharapkan setelah microteaching ada perkembangan dan manfaat yang didapat entah dari yang maju ke depan  sebagai guru maupun yang menjadi audience. Catatan tersebut digunakan untuk evaluasi diri sebagai pengembangan mengajar di dalam kelas. 

    Pertama, Mr. Machfud membawakan materi tentang grogi. Dengan menggunakan media powerpoint Mr. Macfud menjelaskan bagaimana cara menghilangkan grogi ketika berada di depan kelas maupun di depan audience. Sebelum ini, bu Capri juga pernah memberikan nasihat bagaimana cara membawakan kelas yang hidup. Beberapa point yang saya perhatikan dari Mr. Machfud bahwa perlu adanya latihan terhadap ilmu yang diberikan, minimal simulasi. Jadi menurut saya siswa maupun audience akan memiliki pengalaman belajar ketika melakukan simulasi atau latihan. Pada terakhir sesi, Mr. Machfud kita semua diperdengarkan musik relaksasi. Kita bisa mengevaluasi tentang kegiatan hari itu dan evaluasi kegiatan dalam kelas.

    Penampil kedua adalah Bu Putri yang membawakan materi tentang karate. Wahh, pertama kali saya merasa kaget dan takjub ya, karena dengan postur bu Putri yang tergolong mungil ternyata Bu Putri pinter karate. Hehehehe. Pada awalnya, Bu Putri memberikan pancingan atau triger, "hari ini kita akan belajar apa ya?" dengan menampilkan gambar foto karate. kemudian teman-teman aktif menjawab. setelah itu ada pemutaran video pertandingan karate. kita menonton dengan seksama dan sesekali saya mengobservasi teman-teman. saya melihat audience antusias. Berarti Bu Putri sukses menciptakan atmosfer belajar di dalam kelas. Selanjutnya adalah  demonstrasi dan peragaan yang mana guru, di sini adalah bu Putri memperagakan tinjuan dan tendangan. Beberapa teman guru mencoba untuk melakukan gerakan tersebut seperti Bu Dwi, Bu Mila, Pak Arifin, Pak Hartono dan Pak Sigit.

Udah ya untuk hari ini gitu aja,, see you next time. thankyou





Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Minggu ke Pantai Bondo visit Bu Mila dan Visit Bu Ima

Workshop SMKN 2 PGRI Kudus