Menteri Pendidikan Ghana

        Berawal dari pengalaman berkeliling sekolah di negara Ghana, Menteri pendidikan menemukan fakta bahwa siswa di sekolah takut dan tidak mampu mengangkat tangan ketika di minta bertanya. Beliau berpendapat bahwa sistem pendidikan semacam itu tidak akan mengubah Ghana menjadi lebih baik. sistem pendidikan semacam itu tidak akan memberi individu yang berpikir kritis.

 

        Menteri Pendidikan Ghana mengatakan bahwa pendidikan yang baik bukan jalan keluar dari kemiskinan. Tetapi memungkinkan berpikir kritis dan berinovasi dari kemiskinan. Jadi sekolah-sekolah di Ghana dan sekolah di Afrika harus mulai serius melihat Kurikulum Asertif. Kurikulum yang memberdayakan anak afrika untuk mengajukan pertanyaan dan berfikir kritis. Tetapi bukan kurikulum yang menyuruh anak afrika untuk diam dan tidak mengatakan apa-apa ketika orang dewasa berbicara.

 

        Saya sepaham bahwa di era modern ini dengan semakin cepatnya perkembangan zaman,  pekerjaan teknis lambat laun akan digantikan mesin. Jadi peran krusial generasi baru adalah sebagai pemilik ide kreatif dan problem solving. Para pekerja manual dan teknis akan banyak kehilangan pekerjaan mereka, ledakan populasi akan membuat semakin sulitnya persaingan kompetensi di semua bidang.

 

 

            Maka dari itu perlu pembiasaan berfikir kritis dan problem solving di sekolah. Hal tersebut akan membantu siswa menjadi pribadi mandiri, bertanggung jawab, kreatif dan siap menghadapi era perubahan yang lebih adaptif dengan lingkungan.

Comments

  1. Bagaimana cara pembiasaan berpikir kritis dan problem solving yang Pak Bayu lakukan di sekolah?

    ReplyDelete
  2. Pbl dan discovery learning mungkin bisa memfasilitasi siswa untuk berpikir kritis dalam penyelesaian masalah

    ReplyDelete
  3. banyak2 untuk mencari referensi untuk penguasan kelas biar anak bisa aktif

    ReplyDelete
  4. Akan ditemui banyak kesulitan, namun tetap harus semangat demi mewujudkan peserta didik yang terbiasa berpikir kritis

    ReplyDelete
  5. Sepakat, sepertinya kemampuan berfikir kritis bagian dari kurikulum ngumpet seperti bukunya bu Capri, hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Minggu ke Pantai Bondo visit Bu Mila dan Visit Bu Ima

Workshop SMKN 2 PGRI Kudus

Microteaching dengan guru SPSS