321 zoom meeting
Meeting zoom dengan bu Capri hari ini mantab ya guys,. Refleksinya bikin 600 kata ya,,, mantabbbb. ya ini saya "push my self to writing". ada 321 poin yang akan saya tuliskan yaitu :
3 hal yang saya pelajari dari zoom hari ini.
2 hal yang saya membuat saya tertarik
1 pertanyaan yang belum bisa saya jawab sendiri.
3 hal yang saya pelajari dari zoom hari ini.
Yang pertama, saya tadi menonton video dari Bu Capri tentang seorang anak yang suka dengan eskrim. Ibunya mendemonstrasikan cara membuat eskrim yang disukai anak tersebut. Di sini si Ibu memberikan pelajaran tentang bagaimana mendapatkan sesuatu yang di inginkannya. Tetapi mendapatkan suatu hal itu butuh usaha dan perhatian, jadi sejak kecil anak dalam video tersebut di belajarkan dengan pengalaman. Setelah membuat eskrim, anak tersebut di ajarkan untuk mendapatkan uang dari eskrim. Si anak mencoba untuk berjualan, di hari pertama jualan gagal total tidak ada yang laku. Lagi-lagi sang ibu tidak langsung memberi tahu bagaimana menyelesaikan masalah anak itu. Sang Ibu memberi arahan, "coba pergi ke pasar, lihat bagaimana cara menjual". Anak secara langsung melihat, observasi lingkungan jual beli di pasar tradisional. Disini proses kognitif dan konsep pengetahuan dari lingkungan terbentuk. Anak tersebut belajar bahwa calon pembeli/ orang butuh informasi apa yang dijual " Seperti sayur kangkung 1 ikat 3rb" yang mana anak itu belum melakukannya. Dia melihat bahwa dengan adanya tulisan seperti itu akan mengundang pembeli. Lalu setelah mengobservasi, anak tersebut menerapkannya seperti contoh yang telah dia dapatkan. anak tersebut membuktikan langsung dan ternyata benar, ada pembeli, banyak.. Di sini konsep benar akan tertanam pada kognitif anak tersebut bahwa calon pembeli butuh informasi barang yang dijual. Harus ada tulisan yang jelas, harus ada daya tariknya.
Saya merefleksikan video tersebut bahwa belajar dari pengalaman akan lebih meaningful. Ada tulisan yang menyebutkan bahwa, orang pintar akan belajar dari pengalamannya, orang bijak belajar dari pengalamannya, pengalaman orang lain dan lingkungannya. Anak kecil penjual eskrim tadi bisa menyelesaikan masalah dengan dirinya sendiri dan lingkungannya. Belajar dari pengalaman juga bagus untuk diterapkan di SPSS. siswa akan lebih mantab membentuk konsep kognitifnya dan lebih meaningful atau diingat. bisa yok bisa..
Yang Kedua Growth mindset = "Intelegen & Talent can go up and down" dan Fixed Mindset " Intelegen & Talent are fixed at birth" , yang mana Mindset yang baik adalah yang mampu berkembang mengikuti perubahan seperti growth mindset.
Salah satu contoh dari penerapan growth mindset adalah belajar dari orang lain yang telah sukses. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan skills atau pengetahuan baru yang mungkin belum dimiliki sebelumnya. Sehingga, kamu bisa berkembang menjadi lebih baik lagi sebagai seorang manusia. Kita sangat perlu berkumpul di "Circle" sukses dan Growth mindset dan itu akan mempercepat perubahan dan perkembangan kita. saya sangat ingin mempunyai circle orang-orang positif, circle para pebisnis dan circle orang-orang yang satu hobi. hehehehe
Yang ketiga adalah kita perlu menerapkan 7 langkah/ tips mengembangakan growth mindset di kelas. 1 harus mencari suatu kesuksesan sebagai panutan atau bahkan melampauinya. 2. Buat tujuan yang jelas, apa Big Dreamnya, Set Goalsnya, bagaiamana cara take actionnya itu harus ditulis detal, sederhana dulu dan sangat mungkin untukj dilakukan sendiri dulu. 3 Puji usaha siswa bukan kecerdasannya. 4. Memancing anak untuk selalu bertanya di kelas. 5. Lupakan Nilai. 6. Gunakan kata "belum". selalu ingatkan anak untuk jangan pernah menggunakan kata negatif tidak bisa, susah, tidak akan bisa dll. tapi diganti dengan saya bisa kalau saya berlatih lagi, ini butuh sedikit usaha lagi, atau apakah saya bisa lebih hebat lagi? hal-hal itu akan memantik siswa untuk lebih malampaui dirinya sendiri. 7. Buat kegiatan bekerjasama di kelas. lebih banyak bekerja tim untuk melatih kemampuan sosialnya. terakhir pesan dari Slide Bu Capri sebagai guru handal yaitu " When you enter this classroom, you are scientists. You are explorers. You are important. You are loved. You are respected. You are a friend. You are the reason we are Here!
Jadi tetaplah semangat menjadi guru handal yang growth mindset... aminnn
2.hal yang saya tertarik. 1. growth mindsite dan sadar bahwa dunia terus tumbuh dan berkembang ga boleh saklek. growth mindset itu seperti pola pikir di bidang apapun yang mana sekarang selalu berkembang. Seperti di dunia pendidikan, sederhannya dulu raport di tulis tangan. Tapi sekarang by online maupun menggunakan laptop dalam pengerjaannya. Jika guru tidak mau mengikuti perkembangan dan saklek dengan kebiasaan lama menulis manual, guru tersebut akan tertinggal dan tidak baik untuk profesinya. 2. belajar lah dari lingkungan karena disana ada masalah dan penyelesaiannya. jangan lupa mindset is powerfull for life. Saya banyak belajar di lingkungan yang saya tinggali. karena saya sangat percaya bahwa disana ada banyak ilmu untuk saya. Dulu, saat masih muda hehehehe,, saya terlalu angkuh untuk selalu meremahkan orang dan lingkungan saya. Sampai saya tersadar dengan kisah orang sukses di sekitar saya dan kata-kata powerfull bahwa "lingkungan adalah tempatmu belajar, dewasa dan pemebentukan karakter" jadi mulai saat itu saya selalu mengobservasi lingkungan dan belajar dari sana. Saya selalu mencoba memahami karakter, mencoba membaca peluang usaha di setiap momen dan tempat, dan selalu berlatih menjadi bagian yang baik di lingkungan tersebut.
3. Pertanyaan : Bagaimana cara selalu ceria dan berenergi ketika mengajar di dalam kelas?
Bu Capri mengatakan bahwa, ketika masuk dalam kelas kita harus menjadi guru yang tidak membawa masalah pribadi di pembalajaran. kita melatih terus menerus perform ceria dan menyenangkan di dalam kelas. karena jam terbang dan pengalaman akan membentuk karakter kita di dalam kelas. Jadi ketika kebiasan tersebut terus menerus diasah, maka akan menjadi karakter ceria dan menyenangkan yang mana akan membawa kelas dalam atmosfer yang menyenangkan.

hm... belum selesai...
ReplyDeletemuch better... thanks
DeleteBelajar dari pengalaman akan lebih meaning full dan oran bijak belajar dari pengalaman. Keep learning😊
ReplyDeleteTul pak, belajar dari kehidupan, disana ada penyelesaian yang konkret
ReplyDeleteAlhamdulillah pak bayu blognya panjang sekali..
ReplyDelete