Kisah Inspiratif
Guru dengan hakikatnya adalah sebagai pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Pada tahap awal, guru mengidentifikasi bakat setiap siswanya supaya dapat memberikan pengarahan dan mengembangkannya sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. Yang sebenarnya siswa mempunyai ketertarikan pada suatu bidang, bahwasanya mendorong dan mengembangkan siswa yang mempunyai ketertarikan pada suatu bidang, misalnya bermain bola, futsal, bermain gitar, vokal tunggal, voli, melukis, science akan sangat menyenangkan mereka apabila ketertarikannya didukung. Mengembangkan siswa yang memiliki keminatan yang kuat akan cepat mencapai level perkembangan yang tinggi dibandingkan dengan yang hanya ikut tanpa termotivasi dari dalam dirinya. Siswa yang tidak termotivasi sudah jelas tidak akan optimal karena siswa tersebut akan enggan juga untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknnya, siswa tersebut enggan meluangkan waktu untuk berjuang lebih agar menjadi yang terbaik, bahkan enggan mengembangkan kemampuannya.
Namun dalam perjalanan pengembangan diri dibidang yang diminati tidaklah selalu mulus dan sesuai apa yang dibayangkan. Tentunya akan melalui kerikil-kerikil sandungan yang malah justru membuatnya semakin baik. Siswa yang suka dengan bola, akan sangat berkembang kemampuannya jika banyak mengikuti kompetisi untuk mengukur kemampuan ketrampilannya. Namun hal tersebut kadang kala malah menjadikan kompetisi menjadi boomerang bagi siswa yang sedang berkembang. Kompetisi biasa terjadi diantara masing-masing pemain. Seleksi dan kompetisi dimulai dari sini. Adalah suatu keharusan untuk mendisiplinkan diri, berlatih dengan keras dan sungguh-sungguh. Hingga menjadi diri yang kompetitif untuk Tim dan mampu bersaing dengan pemain di dalam tim. Kompetisi selanjutnya adalah antar tim. Disini selain kemampuan pribadi, juga diperlukan kemampuan bekerja secara tim bahkan kemampuan untuk mengkoordinasi tim hingga mampu memenangkan kompetisi.
Tidak semua tunas, siswa yang sedang berkembang dan mengembangkan bakatnya mempunyai kemampuan kompetitif untuk bersaing. Sangat diperlukan dukungan dan dorongan dari orang terdekat, orang tua, pelatih, guru, dan teman seperjuangan. Guru bisa memberikan motivasi dengan pendekatan "menjadi teman dan inspirator". Saya senang menceritakan kepada siswa tentang kisah inspiratif perjuangan orang hebat yang mampu melewati rintangan dalam kariernya. Mengingatkan untuk selalu disiplin dan fokus dengan apa yang dicitakan. Nonton film bareng tentang perjuangan seorang atlet sepakbola, juga dapat memberikan inspirasi dan percontohan bahwa untuk menjadi hebat akan selalu ada tantangan hebat yang harus dilewati.

jangan bosan-bosan untuk memotivasi anak
ReplyDeleteTerus berkembang menjadi pribadi yang growth mindset
ReplyDeleteguru juga teman dan inspirator👍
ReplyDelete