Artificial Intelegent, menurut pandangan saya.
Dalam beberapa kesempatan, saya telah menggunakan AI sejak bulan Februari untuk kepentingan pribadi saya, salah satu membuat postingan jualan di IG saya dan masih banyak lagi. Menurut saya, dalam memanfaatkan AI dengan tepat, guru juga perlu memperhatikan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan dengan cara yang bertanggung jawab dan memperhatikan aspek-aspek etis dan keamanan. Meskipun kecerdasan buatan atau AI dapat melakukan tugas-tugas yang sangat kompleks dan menakjubkan, tetapi ada beberapa jenis keahlian khusus yang tidak dapat digantikan dari guru.
AI belum dapat sepenuhnya meniru kemampuan seorang guru maupun pendidik untuk memahami dan merasakan emosi orang lain, sehingga kemampuan empati dan kepekaan sosial manusia masih sangat penting dari guru kepada peserta didik atau murid. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, membangun hubungan, kemampuan untuk mengambil keputusan etis, moral, mengelola konflik adalah keahlian penting yang hanya dapat dilakukan oleh guru di kelas. Keterampilan fisik seperti berolahraga, memasak, atau memperbaiki barang yang rusak masih memerlukan keahlian manusia yang tidak dapat digantikan oleh AI.
Karena itu, meskipun AI dapat melakukan banyak tugas dengan efisien dan akurat, kemampuan manusia untuk melakukan pekerjaan yang melibatkan aspek-aspek seperti kreativitas, empati, interaksi manusia, penalaran moral, dan keterampilan fisik tetap sangat penting dan tidak tergantikan. Sebaliknya, guru harus mampu beradaptasi dan menggunakan AI dalam pembelajaran sehingga malah memudahkan dan mengefisiensi pekerjaan administratif yang membutuhkan dan menghabiskan banyak waktu. AI dapat membantu mengotomatisasi tugas-tugas administratif, seperti evaluasi siswa dan pengaturan jadwal, sehingga guru dapat menghabiskan lebih banyak waktu dalam mengajar dan interaksi dengan siswa.
AI dapat membantu guru memberikan pengalaman pembelajaran yang dipersonalisasi untuk setiap siswa, yang dapat membantu mereka memahami dan belajar dengan cara yang lebih efektif. AI juga dapat membantu guru mengevaluasi pekerjaan siswa secara otomatis dan memberikan umpan balik yang dapat membantu siswa memperbaiki keterampilan dan pengetahuan mereka. Dengan cara ini, guru dapat menghabiskan lebih banyak waktu dalam mempersiapkan pengajaran dan interaksi dengan siswa.
Dalam merancang dan menyusun materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kecepatan belajar siswa, dan memastikan bahwa siswa tidak kehilangan informasi penting. AI dapat membantu guru untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang-bidang tertentu, seperti penggunaan teknologi dan ilmu data. AI dapat memprediksi kinerja siswa dan membantu guru untuk mengidentifikasi siswa yang memerlukan bantuan tambahan. Dengan cara ini, guru dapat mengatasi masalah siswa pada tahap awal dan membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang materi pembelajaran.
Meskipun AI sekarang ini adalah terobosan yang luar biasa, bahkan Microsoft juga kabarnya akan memanfaatkan AI dalam semua softwarenya. Namun siswa membutuhkan interaksi sosial dengan guru dan teman sekelas untuk membentuk keterampilan sosial dan emosi yang penting. Meskipun AI dapat memberikan informasi dan instruksi, tetapi mereka tidak dapat membentuk hubungan interpersonal yang sama seperti guru. Pembelajaran yang efektif seringkali melibatkan banyak hal, termasuk keterampilan komunikasi, pengembangan kemampuan kritis, dan pemecahan masalah. Meskipun AI dapat membantu memberikan informasi, tetapi mereka belum dapat menyajikan materi dengan cara yang sama seperti guru. Meskipun kecerdasan buatan dapat melakukan banyak tugas, tetapi masih ada beberapa tugas yang belum bisa dilakukan dengan sempurna. Misalnya, AI tidak dapat mengatasi kesalahan teknis atau kesalahan interpretasi, seperti yang bisa dilakukan oleh seorang guru.

ada AI tipe self-aware yang memahami emosi Pak seperti robot Sophia😊
ReplyDeleteTul pak, secanggih apapun peran manusia sesungguhnya seperi interaksi, kreativitas, penalaran, empati dll tak akan terganti
ReplyDeletePemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter
ReplyDeleteYap benar pak, AI tidak selalu sesuai harapan yang kita inginkan
ReplyDeleteBetul Pak, AI itu emotionless tidak seperti manusia
ReplyDelete