Riview Buku Rich Dad & Poor Dad Bab 2
Bab 2 dari buku "Rich Dad Poor Dad" yang berjudul "Orang Kaya tidak bekerja untuk uang" membahas tentang pentingnya memiliki pendidikan keuangan dan mengembangkan kemampuan untuk mengelola uang secara bijak. Dalam bab ini, pengarang Robert Kiyosaki menekankan bahwa tidak hanya sekolah formal yang penting, tetapi juga pendidikan keuangan yang baik yang akan membantu seseorang meraih kebebasan finansial.
Kiyosaki menyebutkan pengalaman dirinya saat masih kecil, di mana ia belajar dari dua figur ayahnya, yang ia sebut sebagai "Rich Dad" dan "Poor Dad". Rich Dad adalah sahabat ayahnya yang sukses secara finansial, sedangkan Poor Dad adalah ayah kandungnya sendiri yang berprofesi sebagai pegawai negeri. Kiyosaki belajar banyak dari Rich Dad tentang bagaimana mengelola uang dan memanfaatkannya untuk menghasilkan lebih banyak uang. Salah satu pelajaran penting yang ditekankan oleh Rich Dad adalah untuk tidak bekerja hanya demi uang, tetapi belajar memanfaatkan uang untuk bekerja bagi diri sendiri. Kiyosaki juga mengkritik sistem pendidikan formal yang cenderung tidak mengajarkan pendidikan keuangan secara memadai. Menurutnya, pendidikan keuangan harus dipelajari dari orang-orang yang telah berhasil secara finansial, dan tidak hanya mengandalkan ilmu yang diperoleh dari sekolah formal.
Dalam bab ini, Kiyosaki juga menekankan pentingnya memiliki kemampuan untuk mengambil risiko dan mengambil kesempatan dalam investasi yang menguntungkan. Ia memaparkan contoh nyata di mana ia dan istrinya berani mengambil risiko dengan membeli beberapa properti dengan pinjaman bank, yang akhirnya menghasilkan keuntungan yang besar. Secara keseluruhan, bab 2 dari "Rich Dad Poor Dad" sangat penting untuk membantu pembaca memahami pentingnya pendidikan keuangan, dan bagaimana mengembangkan kemampuan untuk mengelola uang secara bijak agar bisa meraih kebebasan finansial.

Orang kaya tidak bekerja untuk uang, uang yang bekerja untuk kita😊
ReplyDeleteBanyk orang main sistem aman, gaji buln yang lumayan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan. Padahal jika tahu pendidikan keuangan, pasti akan mempertimbangkan pemikiran pemikiran yang lalu lalu
ReplyDeleteTapi terkadang kita tidak siap dengan risiko yang didapat akhirnya kalau tidak berakhir baik, Pak
ReplyDelete